Pemerintah Kepulauan Seribu Sidak Bagan Milik Nelayan

by pulautidung on November 26, 2014

kepulauan-seribu-sidak-bagan-milik-nelayanKEPULAUAN SERIBUPulau Populer di Kepulauan Seribu. Read more ... » – Mengacu pada PERDA Nomor 8 tahun 2007, yang melarang penangkapan ikan menggunakan bom ikan, potasium5 Manfaat Pisang yang Anda Perlu Tahu. Read more ... », bagan, dan pukat harimau membuat jajaran Pemerintahan Kepulauan Seribu melakukan sidak, Senin (24/11/14).

Dari data yang dihimpun warga, jumlah bagan tancap untuk menangkap ikan ada sekitar 50 buah, sedangkan budidaya kerang hijau sekira ribuan buah.

Atas dasar itu, Wakil Bupati Kepualauan Seribu, Ibnu Sabin Hatta, melakukan sidak ke bagan-bagan ikan dan budidaya kerang hijau di wilayah Kepulauan Seribu.

Selain itu kata Ibnu, banyaknya bagan dan budidaya kerang hijau membuat lalu lintas kapal terganggu untuk melakukan transportasi laut.

“Kita melakukan sidak ini agar tidak terjadi kecelakaan kapal, sebab banyaknya bagan-bagan tersebut mengganggu jalur untuk transportasi kapal, apalagi jalur tersebut banyak wisatawan” jelasnya kepada wartawan di Pulau Onrust, Kelurahan Pulau Untung JawaMinim ATM, Warga Pulau Seribu Ambil Uang Bisa Capai Sejam. Read more ... », Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu, Senin (24/11/14).

Lanjut Ibnu, dia mengimbau kepada para nelayan Muara Kamal yang mendirikan bagan ikan dan kerang hijau untuk mentaati Perda tersebut.

“Kita imbau masyarakat sendiri yang bisa memindahkan karena sesuai Perda Nomor 8 Tahun 2007. Saat ini kita beri tanda merah dan pelambung untuk menandai batas wilayah perairan Pemerintah Daerah Kepulauan Seribu dan dua wilayahnya Pemerintah Daerah lainnya yaitu TangerangTragedi Bintaro 2: Tabrakan Kereta Api dengan Mobil Tangki BBM Pertamina. Read more ... » dan JakartaPKK DKI akan Gelar Pasar Murah di Rusunawa. Read more ... » Utara,” tegas dia.

“Fungsi tanda merah dan pelambung itu untuk menentukan batas Pulau SeribuSegarkan Kembali Hati dan Pikiran dengan Wisata Pulau Sepa. Read more ... ». Untuk sementara kita kasih batas terlebih dahulu 7×24 untuk memindahkan bagan-bagan tersebut,” tandasnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kepulauan Seribu, Hartono, menuturkan, penindakan ini untuk menindaklanjuti hasil rapat dengan perwakilan pemilik bagan-bagan tersebut dengan Pemda Kepulauan Seribu.

“Nanti kita lanjutkan imbauan kembali pada pemilik bagan. Kita sudah beri surat peringatan waktu 7×24 jam dan kita beri surat agar mereka menyadari untuk membongkar sendiri. Nanti akan kita tindak sendiri dan tidak ada ganti rugi atau uang kerohiman,” tegasnya.

Bagan tancap ikan dan kerang hijau tersebut memang telah lama didirikan secara musyawarah oleh para nelayan Kamal Muara dengan biaya yang tidak sedikit.

Untuk mendirikan bagan tancap ikan dan kerang hijau perbagannya seharga Rp6-15 juta dengan waktu pendirian selama 30 hari atau satu bulan.

Sumber: 

  • http://news.okezone.com/read/2014/11/24/338/1070105/ganggu-transportasi-laut-pemerintah-kepulauan-seribu-sidak-bagan-milik-nelayan

Leave a Comment

*

Previous post:

Next post: