Minim ATM, Warga Pulau Seribu Ambil Uang Bisa Capai Sejam

by pulautidung on November 26, 2014

ilustrasi-ATM-diluar-pulau-seribu

Pulau Untung Jawa: Terbatasnya ketersediaan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) membuat warga di Pulau Seribu kesulitan mencairkan uang.

Yopi Sandy, salah seorang guru SMP 285 di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, mengatakan selama ini guru-guru kesulitan saat mengambil gaji.

“Kalau orang di pulau ini ambil duit harus ke darat, di Tangerang atau ke Muara Angke. Perjalanan ke sana sekitar 15-60 menit,” ujar Yopi, kepadaMetrotvnews.com, di Pulau Untung Jawa, Selasa (25/11/2014).

Adapun untuk sekali perjalanan, Yopi mengaku harus mengeluarkan biaya Rp10 ribu hingga Rp42 ribu. “Kami ke ATM hanya untuk ambil gaji tiga bulan sekali. Karena kami gajiannya tiga bulan sekali,” kata dia.

Dirinya berharap agar ATM di Kepulauan Seribu bisa lebih diperbanyak. “Kami butuh ATM,” tutur dia singkat.

Senada, Suharmaji, guru PLKJ di SMP 258 mengatakan ATM sangat diperlukan di Kepulauan Seribu. “Kalau weekend di sini penuh wisatawan. Mereka sering mengeluhkan tidak adanya ATM. ATM dibutuhkan sekali bagi para wisatawan,” bebernya.

Selama ini, Kepulauan Seribu hanya memiliki empat ATM Bank yakni dari pemerintah provinsi DKI Jakarta di empat pulau yakni Pramuka, Tidung, Harapan, dan Kelapa.

Sumber:

  • http://ekonomi.metrotvnews.com/read/2014/11/25/323453/minim-atm-warga-pulau-seribu-ambil-uang-bisa-capai-sejam

Leave a Comment

*

Previous post:

Next post: