Kapal Ferry Wisata Tenggelam di daerah tangerang

by pulautidung on January 21, 2014

Berita Pulau Tidung. Kapal ferry wisata tujuan Pulau Tidung yang bermuatan barang dan sekitar 15 orang penumpang, tenggelam di perairan laut Desa Surya Bahari, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Kamis (16/1). Kapal ini tenggelam dihantam ombak setelah kandas dilaut lepas jauh dari pelabuhan. Beruntung para penumpang berhasil dievakuasi dengan kapal ferry lainnya yang melintas.

Kasat Polair Polres Kota Tangerang Kompol Sagala, kemarin, menungkapkan, peristiwa naas ini terjadi sekitar pukul 14.15. Saat itu kapal ferry yang biasa menjadi sarana transportasi masyarakat ke Pulau Tidung itu, mengangkut sekitar 15 orang. Saat itu cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang sudah beberapa hari menerpa wilayah Tangerang. Tak terkecuali berimbas pada kondisi ombak yang meninggi dan angin kencang di perairan laut Pantai Utara Tangerang tersebut.

Meski begitu, kapal ferry tersebut tetap melanjutkan perjalanan dari Pelabuhan Cituis, Desa Surya Bahari, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Di tengah perjalanan, melihat cuaca yang tidak mendukung, nakhoda memilih untuk balik lagi ke pelabuhan. Naas, saat kembali itu lah kapal ferry tersebut kandas ditengah laut. Diduga kapal terjebak karang atau tumpukan lumpur sehingga tidak bisa bergerak.

Sejumlah anak buah kapal (ABK) membuang barang-barang yang tidak dianggap penting, sebagai upaya agar kapal bisa bergerak. Namun, hal tersebut sia-sia. Hantaman ombak dan air yang terus pasang membuat air masuk ke dalam kapal. Beruntung ada kapal ferry lainnya yang datang menolong untuk mengevakuasi seluruh awak kapal.

“Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Tapi kapalnya tenggelam”, kata Kompol Sagala.

“Kemudian kami juga meminta kepada pemerintah baik pusat, provinsi hingga Kabupaten Tangerang untuk melakukan pembenahan di tepi Pelabuhan Cituis. Karena pendangkalan sudah parah, kapal pun sulit bersandar, termasuk kapal patroli Polair Polres Kota Tangerang”, terangnya. (aditya/idm/bnn)

Leave a Comment

Previous post:

Next post: